Jumat, 27 April 2012

Patah hati berisiko serangan jantung

Siapapun bisa merasakan patah hati, tapi tahukah Anda bila patah hati akibat kehilangan orang yang sangat dikasihi bisa meningkatkan risiko serangan jantung? Sebuah penelitian menemukan bahwa risiko serangan jantung meningkat delapan kali lipat di atas normal. Diwartakan Live Science, Senin (16/1/2012), risiko setinggi delapan kali lipat tersebut terjadi pada minggu pertama kehilangan orang yang dikasihi. Meskipun pelahan, seiring dengan waktu risiko itu akan kembali normal, kemungkinan terjadinya serangan jantung akan tetap tinggi setidaknya selama sebulan setelah peristiwa kehilangan.
“Duka cita dan kesedihan berkaitan dengan meningkatnya rasa depresi, kecemasan, dan kemarahan. Sedangkan kondisi tersebut bisa meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, serta menyebabkan darah lebih mudah menggumpal. Semua hal tersebut bisa jadi pemicu serangan jantung,” terang Elizabeth Mostofsky dari Cardiovascular Epidemological unit di Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC), di Boston.
Para peneliti mewawancarai sekira 2.000 pasien yang mengalami serangan jantung atau myocardial infarctions, dalam periode lebih dari lima tahun.Pasien-pasien tersebut menjawab pertanyaan tentang peristiwa yang berpotensi memicu serangan jantung, misalnya kehilangan orang terdekat mereka di masa lalunya.
“Beberapa orang akan mengatakan patah hati yang direspon dengan kesedihan memicu perubahan fisiologis. Jadi, rasa emosional dari patah hati tersebut bisa benar-benar menimbulkan kerusakan yang memicu serangan jantung,” kata Muray Mittleman, pimpinan Cardiovascular Epidemiological Research Program di BIDMC.
Intervensi psikologis yang tepat, penting untuk membantu menurunkan risiko serangan jantung pada orang yang mengalami kesedihan mendalam. Menurut Mostofsky, merupakan sesuatu yang logis jika dukungan sosial pada masa-masa rapuh bisa membantu mencegah risiko serangan jantung.
“Dokter, pasien, dan keluarga harus menyadari risiko ini dan meyakinkan bahwa kebutuhan fisik dan medis orang yang sedang bersedih telah dipenuhi. Dan jika seseorang menunjukkan gejala yang dikhawatirkan awal serangan jantung, kita perlu bertindak serius dan memastikan pasien diberi perawatan dan evaluasi yang tepat,” tambah Mittleman.
(Sumber: Okezone.com)

3 Tempat Teraneh di Dunia

1. Sealand: a micronation on the waters of the North Sea

Sealand adalah negara mini yang berlokasi 10 kilometer dari tepi pantai Suffolk, Inggris. Sealand dihuni oleh keluarga dan kerabat Paddy Roy Bates. Area yang bisa dihuni hanya sekitar 550 m2.

Meskipun kedaulatan dan kekuasaan negara ini tidak diakui oleh negara manapun, ini mungkin menjadi negara mini yang paling dikenal di dunia, dan kadang muncul dalam perdebatan sebagai studi kasus bagaimana berbagai prinsip hukum internasional bisa diperdebatkan.

kecelakaan kapal pesiar terbesar sepanjang masa

Bukan hanya Titanic atau Costa Concordia yang mengalami tragedi tenggelam dan menjadi pemberitaan besar sepanjang masa. Sebelumnya, sudah ada beberapa kecelakaan kapal pesiar yang memakan banyak korban. Apa sajakah itu?
Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip Marineinsight:
Titanic
Dianggap sebagai kecelakaan maritim terbesar sepanjang masa, Anda tak bisa membicarakan kecelakaan kapal pesiar tanpa menyebut nama Titanic. Dalam pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris menuju New York, Amerika Serikat, kapal yang sebelumnya dijuluki “kapal yang tak bisa tenggelam” ini menabrak gunung es, setelah 4 hari berlayar. Kecelakaan menewaskan 1.517 penumpang pada 1912.
SS Morro Castle
Dari semua kasus kapal pesiar terbaka, kapal SS Morro Castle mungkin yang terburuk. Kapal layar dari tahun 1930-an ini sedang dalam perjalanan menuju New York ketika terbakar. Karena kurangnya penanganan saat kebakaran, akhirnya kapal terbakar habis dan menewaskan 137 orang penumpangnya.
Royal Pacific Cruise
Pada 1992, kapal pesiar milik Yunani ini tenggelam setelah menabrak sebuah kapal nelayan akibat kurangnya daya penglihatan. Dari sejumlah 530 penumpang yang ada dalamnya, 30 tewas dan 70 orang terluka parah.
Club Royale
Kapal kasino mewah ini tenggelam akibat badai besar pada Agustus 1995. Kapal menabrak badai Erin saat berada 90 mil sebelah timur Port Canaberal, Florida. Untungnya, tidak ada penumpang di kapal ketika itu, namun hanya delapan dari 11 awak kapal yang selamat.
MV Dona Paz
Kapal ini sebenarnya bukan kapal pesiar, namun kapal ferry. Kapal tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal MT Vector di Selat Tablas, Filipina pada 20 Desember 1987. Hampir seluruh penumpangnya tewas, yaitu sekira 4.375 orang dan hanya 21 orang yang selamat. Kecelakaan ini merupakaan kecelakaan maritim terbesar sepanjang masa.
(Sumber: Okezone.com)